Sunday, 9 November 2008

Hal yang Dipelajari dari Kursus Internet Marketing Asian Brain

Beberapa hari lalu teman saya ada yang bertanya, bagaimana kamu masih ikut kursus Asian Brain? Masih, jawab saya. Teman yang lain bertanya ada enggak sih hasilnya dari kursus itu? Apa memang benar kita bisa dapat uang dari membuat blog, dari belajar internet marketing? Saya jawab, saya sih yakin bisa tapi memang perlu proses, apalagi khan saya mulai dari nol.

Saya mulai bergabung dengan kursus internet marketing Asian Brain milik Anne Ahira (Bu Guru Ahira) sejak 1 September 2008. Sekarang masuk modul bulan ke-3, berarti sudah membayar 3 kali nih. Kenapa saya mau membayar biaya kursus yang menurut kebanyakan orang mahal (Rp 199.000 per bulan, yang bulan pertama ada diskon jadi hanya membayar Rp 149.000)? Total uang yang sudah dikeluarkan untuk biaya kursus 3 bulan aja sudah Rp 547.000. Apa sudah balik modal? Belum. Terus ngapain buang-buang uang seperti itu? Kenapa enggak beli ebook aja yang harganya jauh lebih murah, cukup 1 kali bayar saja?

Ehm, saya kadang juga berpikiran seperti itu. Tapi coba pikir lagi, seandainya saya ingin membuka usaha di dunia nyata, saya juga butuh modal khan. Bahkan modalnya jauh lebih besar. Berapa lama balik modalnya? Kalau di bisnis dunia nyata Anda berani mengeluarkan banyak uang untuk modal, mau menunggu beberapa bulan sampai tahunan sampai balik modal, kenapa Anda tidak menganggap belajar internet marketing ini sebagai bisnis Anda? Bisnis yang juga membutuhkan investasi, butuh kemauan untuk belajar, dan jatuh bangun agar dapat berhasil?

Yuk coba kita lihat. Bisnis internet marketing ini khan bisa dikerjakan di rumah, jadi kita ambil contoh bisnis kecil-kecilan di rumah juga. Misalnya mau membuka usaha menjual kue kering, skala kecil-kecilan aja deh. Biar imbang nih perbandingannya, untuk membuka usaha kue kering tentunya butuh alatnya seperti cetakan kue, oven, kompor, LPG, dsb. Untuk usaha internet marketing ini butuh komputer / laptop dan internet. Biar adil kita anggap peralatan dasarnya sudah tersedia, jadi enggak perlu dihitung sebagai modal.

Nah untuk membuat usaha kue kering karena alatnya sudah tersedia berarti tinggal membeli bahan-bahannya. Anggap saja biaya bahan untuk membuat kue, tempat / wadah untuk menaruh kue dan biaya LPG sama dengan biaya kursus di Asian Brain plus biaya koneksi internet. Nah selesai membuat kue, harus disusun di tempat / wadah yang menarik, kemudian mulai menawarkan ke teman-teman / toko. Untuk orang yang baru mulai usaha, tentunya juga butuh perjuangan khan. Kalau orangnya pemalu, harus mengatasi rasa malu tersebut. Tidak semua orang yang ditawari mau membeli kue kering kita juga. Kalau dititipkan di toko, biasanya pembayarannya juga tidak langsung. Ada prosesnya juga khan untuk dapat berhasil. Hal ini juga berlaku bagi kita yang belajar internet marketing, butuh proses, enggak instan, terlebih bila kita mulai dari nol.

Anggap saja setelah beberapa bulan, kue yang kita jual mulai terkenal, ada banyak pesanan sampai kita kewalahan. Usaha yang direncanakan jadi pekerjaan sampingan eh ternyata begitu menyita waktu. Banyak sekali pesanan sampai-sampai waktu untuk bersantai hilang. Kalau pesanan tidak selesai wah kredibilitas kita bisa hancur deh. Stress juga khan. Mungkin kita perlu memikirkan ekspansi usaha dengan merekrut tenaga kerja. Yup selamat usaha kita berhasil, dari usaha rumahan kecil-kecilan sekarang sudah berkembang pesat. Kita butuh modal untuk menyewa tempat untuk membuat pabrik kue kering, membeli alat-alat yang lebih besar dan modern. Kita sudah tidak sanggup mengelolanya sendiri, jadi menyewa konsultan, merekrut tenaga kerja, butuh HRD, Quality Control, bagian pembelian PPIC, bagian produksi, dsb. Proses awal membangun pabrik tentunya juga tidak mudah khan, butuh belajar, modal, belum lagi ada masalah dengan tenaga kerja, pajak, dsb. Belum lagi kalau ada demo tenaga kerja, ada alat yang rusak sehingga produksi berhenti tapi tetap harus membayar tenaga kerja, dsb. Enggak mudah juga khan?

Sekarang coba kita lihat bisnis internet marketing. Karena saya tidak mengerti sama sekali tentang internet marketing (mulai dari nol), saya memilih ikut kursus. Bulan-bulan pertama perlajaran yang dapat saya serap hanya beberapa persennya. Butuh membaca modul berulang-ulang baru paham. Setelah 2 bulan, blog saya sudah ada pengunjung, ada pengunjung tetap, ada yang datang dari search engine, ada yang dari website lain. Tapi karena memang materi yang saya pelajari belum sepenuhnya bisa diserap dan diterapkan, pengunjung blog masih sedikit, penjualan yang terjadi juga tidak banyak. Kalau seperti ini apa yang salah Asian Brain-nya? Tentu saja enggak dong, materi yang diajarkan bagus. Kalau enggak mengerti ada forum dan ada Asian Brain support team tempat bertanya. Terus kenapa belum sukses juga? Ya karena saya masih proses belajar, banyak kesalahan, tidak fokus, dsb.

Kenapa saya tetap bertahan, tetap mau membayar biaya kursus yang katanya mahal banget itu? Karena saya yakin bisnis internet marketing ini punya prospek yang bagus ke depannya, bisa menghasilkan pasif income (kita perlu kerja keras di awalnya, setelah itu tinggal menikmati hasilnya). Kalau mau tahu lebih jelas coba baca artikel Bu Guru Ahira Membuatku Terpesona Pada Google AdSense. Artikel itu menceritakan tentang modul pendahuluan untuk Google AdSense. Perbandingan antara situs yang dibuat oleh Bu Guru Ahira untuk adiknya dengan penghasilan dari 4 buah rumah kontrakan milik tetangganya. Itu tuh hebatnya Bu Guru Ahira, sering sebelum membahas modulnya lebih dalam ada cerita yang menggugah kita, membuat kita termotivasi dan berpikir.

Beberapa hari lalu saya sibuk sehingga sulit untuk meng-update blog. Tapi di sinilah enaknya bisnis internet marketing. Meskipun ditinggal pergi pengunjung blog / trafik tetap ada, dan kita tidak perlu stand by di blog untuk menunggu (seperti kalau kita menjaga toko). Waktu itu saya membayangkan seandainya membuka usaha kue kering dan ada pesanan, apa yang harus saya lakukan kalau ada keperluan mendadak ya, terlebih bila kita tidak punya orang yang dapat diserahi tanggung jawab bila kita sibuk / berhalangan.

Nah seandainya suatu saat kita sudah berhasil di internet marketing ini, kita bebas mau memiliki berapa blog, berapa website. Pengelolaannya juga tidak sulit kalau kita sudah tahu sela-selanya. Penghasilan juga akan mengalir. Tapi, proses untuk menuju ke arah sana memang bukan proses yang instan. Internet marketing merupakan ilmu yang berkembang pesat. Beberapa tahun lalu kita cukup melakukan on page optimization sudah bisa tampil di halaman pertama search engine, sekarang hal itu tidak cukup. Dulu gak ada yang namanya sand box, sekarang kalau kita berbuat curang, memakai teknik black hat, situs kita akan dipenjara di sand box-nya Google. Selain modul yang memang bagus, rahasia-rahasia seperti inilah yang diajarkan oleh Bu Guru Ahira. Kesalahan yang dulu Bu Guru Ahira lakukan diceritakan di modul agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama.

Apa bedanya kursus Asian Brain dibanding ebook? Wah beda banget dong. Kalau membeli ebook kita seperti membeli buku, hanya bedanya ebook buku elektronik, yang seringkali ada garansinya, bisa dikembalikan bila kita tidak puas, kadang ada support-nya selema beberapa waktu. Kalau kita membeli buku di toko buku jarang banget bisa seperti itu khan. Dari sisi pengajaran, ebook hanya meliputi satu atau beberapa materi, sedangkan di kursus Asian Brain yang dipelajari jauh lebih banyak, kalau modul Asian Brain dijadikan ebook entah jadi berapa ebook ya?

Dengan ikut kursus internet marketing di Asian Brain kita belajarnya step by step tapi berkesinambungan. Jadi lebih mudah dicerna oleh otak kita. Materi dan modul yang diberikan Bu Guru Ahira gaya bahasanya menarik, mudah dimengerti, ada contoh-contohnya, kadang ada humor-humor yang segar, kalau baca modul seolah-olah kayak Bu Guru cerita langsung ke kita. Yang jadi masalah sih biasanya prakteknya, karena dalam belajar internet marketing percuma deh kalau cuman mengerti tapi tidak dipraktekkan.

Di modul bulan ketiga yang belum selesai saya baca, diajarkan tentang cara cepat, yaitu dengan berpromosi yang berbayar. Mungkin diibaratkan kalau kita memancing kalau mau dapat ikan yang besar ya kita harus mau beli umpannya, sesuaikan umpannya dengan ikan yang ditarget masuk ke pancingan kita. Yup ada 2 cara di internet marketing ini ada cara cepat berpenghasilan tapi perlu modal, ada pula cara lambat berpenghasilan tapi pasti (salah satunya trafik gratis dari search engine).

Nah sekarang keputusan di tangan Anda. Saran saya jadikan internet marketing sebagai bisnis Anda. Untuk memulai bisnis tentunya kita memerlukan modal, usaha, kerja keras. Bayangkan bila Anda berhasil melalui semua itu, suatu saat nanti Anda dapat tersenyum sambil menikmati hasil yang Anda raih. Dari pada bingung tidak karuan, mending ikut kursus internet marketing yang sudah pasti saja, Asian Brain. Kalau Anda gabung melalui affiliate saya, tidak banyak yang bisa saya janjikan karena saya juga pemula. Tapi kita bisa belajar bareng, saya akan berusaha membantu semampu saya. Berminat gabung sebagai member Asian Brain?

Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



9 comments:

- s L i K e R s - said...

Hai.. Trims dah mampir ke blog saya.. Maaf kalau tersindir dengan artikel yg saya buat, hehehe.. Gak maksud kok.. Itu hanya sharing aja, bukan mau menyindir siapa - siapa.. :) (tapi memang ramai banget ya blog ini hehehe.. :p)

Hmm, saya belum coba ke Anne Ahira ini, mungkn nanti suatu saat kalau waktu saya kosong..

Salam kenal dari - s L i K e R s - :)

Belajar Internet Marketing said...

Hehe ini nih blog ini memang terlalu ramai, kebanyakan iklan dan widget. Tapi kayaknya belum waktunya pindah rumah (ganti template). Mending konsentrasi ke konten aja dulu deh.

Salam kenal juga. Thanks sudah mau berkunjung balik. Sukses ya.

djoko b. hermanto said...

Saya jebolan Kursus Internet Anne Ahira. Bertahan hingga bulan ke-3 saja. Setelah itu saya pamit.Kendatipun baru 3 bulan saya sudah belajar buat blog yang gratisan dulu. Ini ajang untuk menuangkan gagasan, pendapat tentang apa yang telah saya pelajari dan sekarang ini saya praktikkan dalam meraih kebugaran dan kesehatan alami tanpa tergantung mengkonsumsi mobat-obatan.
Materi selama 3 bulan itu sudah saya pelajari dan sedikit-dikit saya praktikkan, misal buat situs dan blog, juga tentang SEO. Tapi prinsip saya pribadi tentang optimalisasi SEO di blog atau situs agar terindex oleh Google, adalah biarlah ibarat air mengalir. Dari celah batu kecil di sendang sebagai mata air, lalu air itu mengalir menjauh sendang membentuk parit, lalu mengalir menjauh membentuk sungai dari gabungan parit lain dan akhirnya bermuara ke laut lepas. Biarlah air itu mengalir apa adanya sesuai dengan berjalannya waktu. Jadi kalau orang-orang pada berlomba membicarakan SEO,TRAFFIC etc, saya memfokuskan diri pada posting yang memberikan info tentang kesehatan alami yang setiap orang hidup membutuhkannya tapi masih tetap bergantung pada medis.Saya berikan solusinya agar tetap sehat sampai tua nanti tanpa tergantung obat dengan mengenal Reiki dan belajar dan mempraktekkannya. Nah saya sekarang mempraktikan Reiki dan mendayagunakan Reiki untuk kebaikan sesama dalam menjaga kesehatan jasmani dan ruhani. Termasuk juga ketika di forum member Asian Brain membahas kesehatan Anne Ahira yang droup sebelum menikah, saya posting jawaban masalah kesehatan Anne Ahira tadi agar mau belajar REIKI. Salam kenal sukses untuk kursus Anda.

Belajar Internet Marketing said...

Wow komentarnya mantap nih, panjang banget. Thanks atas sharingnya. Oh ya apa nih nama blog Anda? Barusan mau mampir tapi gagal tuh...Semoga sukses dengan REIKI-nya (saya kenal REIKI dari Novelnya Marga T :-), kayaknya sih bagus ya Marga T khan juga dokter tuh).

djoko b. hermanto said...

alamat blog saya di http://www.arumsekartaji.blogspot.com/ lalu http://www.vtrediting.wordpress.com/ lalu satu lagi di http://jokobh.multiply.com/ ketiga blog saya itu mengulas apa yang telah saya pelajari dan sekarang ini selalu saya praktekkan sehari-hari untuk mengikuti pola gaya hidup sehat melalui pembelajaran Reiki. Teman2 praktisi Reiki saya banyak dari kalangan medis(dokter), perawat, tukang becak, wiraswasta, PNS, ABRI, ibu rumah tangga dan berbagai profesi di semua lapisan unsur masyarakat. Mereka itu juga pernah sakit namun dengan mempraktekkan Reiki kesehatan jasmani tetap terjaga dengan baik, tidak gampang sakit ringan atau berat. Bahkan yang sudah sakit berat dengan izin-NYa penyakitnya berangsur-angsur sembuh. Sukses untuk Anda di Asian Brain.

Belajar Internet Marketing said...

Ok, thanks ya infonya. Salam kenal juga. Sukses untuk Anda juga.

husin said...

wew bagus ulasannya...jadi termotivasi gabung di ahira padahal 2006 dah gabung cuman berhenti karna sibuk..belum jodoh heheh...

please referalnya yah
dah visit juga my blog
http://tamponandhealth.blogspot.com
www.stokisavail.com

Ada bisnis kalo mao..hhihih

Belajar Internet Marketing said...

Referal Asian Brain saya tinggal klik aja tuh. Untuk lebih jelasnya saya tulis lagi deh. Asian Brain .
Sekarang jauh lebih menarik karena adanya tantangan 120 hari lho.
Salam kenal, semoga sukses.

aidia said...

makasih mas buat infonya,,postinya sangat bermamfaat,,,,salam kenal...
blognya bagus yach... oya saya newbie ni di dunia blogger dan berasal dari aceh ...maksih sudah meluangkan waktunya untuk membalsa comen saya

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online