Saturday, 15 November 2008

Lebih Memahami Affiliate Marketing

fsb-banner-fb-01 Pada awal-awal menulis blog, di artikel Belajar Internet Marketing itu Menarik Lho!, saya sudah menulis tentang beberapa macam program affiliate marketing dan contohnya. Beberapa hari ini ketika membaca materi E-course 29 hari dari BelajarBisnisInternet.com, saya kembali melihat banyak orang yang mendalami program affiliate marketing dan sukses. Wah kalau githu saya harus belajar lebih banyak nih. Apa sih rahasia mereka...

Affiliate marketing merupakan suatu konsep kita membantu menjual produk / jasa orang lain dengan kompensasi suatu komisi. Kalau di dunia nyata biasa disebut dengan makelar atau perantara.

Kenapa Affiliate Marketing menarik?
Karena dengan menjadi affiliate marketer kita dapat mendapatkan penghasilan yang besar tanpa perlu bersusah payah membuat produk, mengurus pengiriman, refund, administrasi, manajemen, dan hal-hal detil lainnya. Semua order akan diterima dan diproses oleh merchant. Kita tinggal menunggu komisi.

Terus apa dong tugas Affiliate Marketer?
Nah sebagai affiliate marketer tugas kita hanyalah mengirim sebanyak mungkin visitor ke website merchant. Atau kita bisa membuat landing page sendiri yang menjelaskan tentang produk affiliasi kita tersebut.

Wah kelihatannya mudah banget ya, tapi kenapa tidak semua orang bisa berhasil?
Karena di sini kita khan menjualkan produk orang lain. Kalau kita tidak menguasai produk dan sistem kerjanya tentu akan susah juga bagi kita untuk berpromosi dan membuat orang tertarik melakukan pembelian. Sama seperti pada bisnis lainnya, kita perlu melakukan sesuatu agar dapat berhasil. Lagipula karena sistem keanggotaan yang relatif mudah, banyak sekali saingan kita dan banyak sekali pilihan program affiliate yang ada. Karena itu dituntut kreativitas dan keseriusan kita agar dapat berhasil.

Saat ini affiliate marketing telah menjadi suatu industri yang besar. Hampir setiap produk dan jasa memiliki program afiliasi. Peluang yang ada tidak terbatas, tapi karena waktu kita terbatas, kita perlu memilih produk mana yang mau kita promosikan. Untuk itu diperlukan strategi / tips khusus.

Ada beberapa jenis komisi di affiliate marketing:
1. Pay per sale (PPS) merchant memberi komisi kepada affiliate marketer berdasarkan penjualan yang terjadi. PPS mewakili 80% dari industri affiliate marketing. Contohnya:
a. Ikut affiliate Asian Brain, disini kita bisa ikut mempromosikan Asian Brain agar ada orang yang tertarik bergabung. Untuk setiap orang yang bergabung dari affiliate kita, komisinya 25% per bulan, selama Anda dan orang yang bergabung dari affiliate Anda masih menjadi anggota Asian Brain.
b. Menjadi tenaga reseller ebook Rahasia Website Pemula. Bila berhasil menjual, dapat komisi 60%.
Masih banyak lagi program affiliate marketing lainnya. Untuk pay per sale ini kita mendapat komisi jika sudah terjadi penjualan.

c. Update: Telah lahir Perkawinan antara affiliate marketing PPS dengan bisnis jaringan. Anda bisa  mendapatkan komisi berkali-kali. Anda akan mendapat komisi bila Anda berhasil mereferensikan orang membeli produk (menjadi member berbayar), dan apabila orang itu mereferensikan orang lain lagi (jaringan Anda berkembang, Anda mendapat bonus setiap perkembangan jaringan, kelipatan 1 kaki kiri dan 1 kaki kanan). Metode ini bila berkembang dengan baik membuat Anda mampu menghasilkan passive income. Sillakan pelajari peluang emas ini.

2. Pay Per Lead (PPL) atau Cost Per Action (CPA) atau Pay Per Action
PPL atau CPA mewakili 18% dari industri affiliate marketing. Dalam PPL atau CPA, merchand memberi komisi ke kita berdasarkan setiap prospek memasukkan data identitasnya. Industri yang populer memberikan kompensasi untuk lead / prospek misalnya industri kartu kredit, kredit rumah, asuransi, real estate, dll. Saat ini PPL makin berkembang ke perusahaan kosmetik yang memberikan kompensasi ke affiliate untuk setiap sample yang diorder oleh prospek, perusahaan software membayar kompensasi untuk setiap prospek yang mendownload free trail program, dsb.

- Contoh DiscoverCard.com, perusahaan penerbit kartu discover (semacam kartu kredit), memberikan US$ 40 untuk setiap card yang diapproved. Komisi ini bisa kita dapatkan jika kita berhasil mengirimkan prospek yang qualified. Visitor akan mengisi data-data untuk mendaftar kartu discover, dan bila aplikasinya disetujui maka affiliate mendapat US$ 40.

- Contoh lain perusahan survey minuman memberikan kompensasi US$ 0.5 - US$ 1 untuk setiap email yang dimasukkan prospek. Visitor hanya perlu mengisi email maka affiliate akan mendapat US$ 1. Wah menarik juga ya...

Pay per lead ini lebih mudah dilakukan dibanding Pay Per Sale. Hal ini karena lebih mudah meminta orang mengisi data diri daripada meminta orang membayar / mentransfer sejumlah uang.

3. Pay Per Click (PPC)
Kompensasi atau komisi akan diberikan untuk setiap klik dari website affiliate ke website merchant. PPC yang paling terkenal adalah Google AdSense. Google akan membayar pada pemilik website / blog setiap klik valid yang dilakukan oleh pengunjung. Contoh program PPC di Indonesia Kliksaya.Com, PPC Indo, Kumpul Blogger, AdsenseCamp.

Strategi dan Model Bisnis Affiliate Marketing:
a. Menjadi broker affiliate: Untuk program affiliate yang 2 - tier atau 2 level. Contoh: WayOutSoft.com perusahaan software yang memberi komisi kepada level 1 sebesar 20%, sedangkan komisi untuk penjualan di level 2 adalah 5%. Untuk menerapkan strategi sebagai broker affiliate, umumnya mereka membuat direktori dari affiliate program yang ada dalam industri. Contohnya www.associateprograms.com.

b. Membuat produk review
Mempromosikan produk atau jasa dengan menulis review atau ulasan mengenai produk yang dipromosikan. Bentuk review bisa berupa artikel atau berupa tabel perbandingan atau comparison chart.

c. Membuat Directory Website
misalnya onlinedatingsource.com. Umumnya direktori ini dibuat oleh affiliate marketer.

d. Membuat Coupon Website
Hampir setiap merchant di negara maju seperti US, Kanada, dan UK secara rutin menerbitkan kupon diskon yang bisa digunakan customer untuk belanja online. Contoh www.FlamingoWorld.com yang dimiliki eleh super affiliate dan mendatangkan banyak pengunjung yang membeli melalui affiliate link Anda.

e. Membuat insentif / rebate website
Salah satu cara untuk membuat visitor mau membeli produk / jasa melalui affiliate link kita adalah dengan menyediakan insentif / bonus, baik berupa pengembalian sejumlah uang atau insentif menarik lainnya.
Tidak semua merchant memperbolehkan affiliate memberikan insentif berupa uang, terutama di jenis affiliate PPL atau CPA. Contoh website yang sukses dengan strategi ini adalah www.CashBaq.com yang dimiliki super affiliate.

Bagaimana, semakin menarik khan materi pembahasan mengenai belajar bisnis internet ini. Sebagian besar materi di atas diambil dari materi E-course 29 hari. Ini baru hari ke-3 lho. Wah saya sudah tidak sabar menanti materi hari-hari selanjutnya. Bagaimana dengan Anda?
Reblog this post [with Zemanta]

Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



2 comments:

Gugus said...

nice info boss, semoga sukses selalu :)

blog walking ...

Belajar Internet Marketing said...

Salam kenal dan salam sukses juga. Eit tapi saya bukan bos kok.

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online