Sunday, 30 November 2008

Seandainya Affiliasi Marketing di Indonesia Sudah Berkembang Seperti di Amerika

Seandainya dunia bisnis internet marketing di Indonesia sudah semaju di Amerika, seandainya para pengusaha dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia bersatu membentuk suatu affiliasi network, pasti bisnis internet marketing ini menjadi makin marak dan menarik.

Selama ini para pemula yang terjun ke dunia internet marketing seringkali terkejut, tidak siap, dan akhirnya tidak sedikit yang mengundurkan diri. Mengapa? Karena mencari uang di internet tidak semudah yang dibayangkan. Banyak sekali informasi dan iklan yang menyesatkan, yang memberi kesan cari uang di internet itu sesuatu yang gampang. Namun setelah dicoba, ternyata tidak semudah yang digembar-gemborkan.

Bahkan bagi yang mengikuti kursus internet marketing pun, tak sedikit yang rontok di tengah jalan. Kenapa? Karena sebagian besar program pencari uang di internet mensyaratkan kemampuan kita mengerti bahasa Inggris. Kelihatannya sih keren, dapatnya dollar lho...tapi bagi yang merasa kemampuan bahasa Inggris-nya standar atau kurang, seringkali merasa tidak percaya diri dan mundur teratur.

Sebenarnya bisa tidak sih kita mendapatkan penghasilan dari blog / website berbahasa Indonesia? Tentu saja bisa, tapi tetap saja dibutuhkan suatu perjuangan dan proses. Di dalam proses itu ada seleksi alam, karena memang prosesnya tidak mudah.

Misalkan kita membuat blog di blogger. Proses membuat blog sih gampang banget. Dalam hitungan menit juga jadi. Setelah itu kita posting artikel dengan tema tertentu. Bila kita tertarik dengan iklan Pay Per Click (PPC) kita bisa mendaftar sebagai publisher ke program yang persyaratannya tidak terlalu susah, misalkan AdSense Camp dan Kumpul Blogger. Nah meskipun sudah ada iklan di blog kita, namun bila tidak banyak pengunjung yang datang dan mengklik iklan kita, pendapatan kita juga tidak banyak pula. Nah tugas kita mendatangkan banyak pengunjung, tapi karena saat ini pemain di dunia blogger semakin meningkat maka persaingan pun makin ketat.

Ikut program affiliasi, di Indonesia saat ini masih sedikit program affiliasi yang bisa kita ikuti tanpa kita harus membeli produknya terlebih dahulu. Kemarin saya menemukan ada beberapa program webhosting yang menawarkan affiliasi hanya dengan mendaftarkan diri. Tapi ya itu masih sedikit sekali jenisnya. Kebanyakan untuk program di Indonesia kita membeli suatu e-book, software, kursus kemudian menjadi refferer dan mendapat komisi beberapa persen.

Di luar negeri sudah banyak sekali produk yang menawarkan affiliasi ini. Ada yang in house affiliate program, yang berarti kita langsung mendaftar pada perusahaan yang mengadakan program affiliasi tersebut seperti Implix (yang terkenal dengan produk autoresponder GetResponse), Amazon, e-Bay, dsb.

Ada pula affiliate network, kita tinggal mendaftar ke affiliate network ini, kemudian mencari produk / merchant yang tergabung di sana untuk memilih produk mana yang menarik, lalu kita mendaftar menjadi affiliate-nya. Proses pendaftaran ini gratis alias tidak dipungut biaya. Kita sebagai affiliate marketer tinggal memikirkan bagaimana cara menjual produk tersebut, misalkan dengan membuat website / landing page untuk memajang produk-produk yang telah kita pilih dari program affiliasi tersebut. Tugas kita tinggal menggiring prospek menuju website / landing page kita. Begitu ada yang tertarik dan mengklik link tersebut, langsung diarahkan ke halaman utama pemilik merchant. Untuk urusan komisi, tergantung program yang kita ikuti. Sebagian besar merupakan Pay Per Sale (PPS), kita mendapat komisi jika prospek kita melakukan pembelian. Ada pula yang Pay Per Lead (PPL), hanya dengan membuat prospek mengisi data (nama, email , mungkin juga alamat, no telp), kita sebagai affiliate marketer sudah mendapat komisi. Menarik bukan? Kapan ya hal ini ada versi Indonesianya?

Bayangkan kalau kita nekad melakukannya versi Indonesia. Hasilnya tidak akan maksimal. Misalkan kita membuat website wedding. Nah untuk mendukung, kita tentunya membutuhkan affiliasi dari cincin pertunangan, cincin perkawinan, perhiasan, souvenir, kado, kue tart, undangan,salon, wedding dress, foto, video, dsb. Nah kalau affiliate kita dari Amerika enggak lucu juga khan. Siapa sih yang mau menikah di Indonesia tapi pesan pernak-perniknya dari Amerika. Langka banget deh.

Di Indonesia mungkin sudah ada wedding organizer lewat internet yang mengurus hal itu, tapi mereka wedding organizer beneran. Mereka menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, kemudian mengiklankannya di internet sebagai salah satu media promosi. Yang saya maksudkan berbeda sama sekali. Kita hanya sekedar menampilkan di website pilihan macam-macam pernak-pernik pernikahan tersebut. Bila ada yang tertarik dan melakukan klik, maka akan terhubung langsung ke website merchant. Tugas saya selesai., tinggal menunggu komisi kalau penjualan terjadi. Kita tidak perlu menjadi seorang profesional di bidang wedding organizer. Tugas kita hanya membuat website / landing page yang menarik dan melakukan promosi.

Karena tugas affiliate begitu mudah, kita bisa memiliki banyak website yang masing-masing dibuat spesifik untuk target market tertentu. Setelah website selesai kita tinggal melakukan promosi untuk menjaring target market. Hal ini sudah dapat dilakukan di luar negeri. Banyak sekali program dan ide yang bisa kita kembangkan. Tapi karena pasarnya internasional, tentu saja website yang kita buat berbahasa Inggris dan target market kita terutama orang luar negeri.

Pertanyaannya kapan ya hal ini bisa dilakukan di Indonesia? Saya yakin, dengan lahirnya berbagai program affiliate gratis dengan syarat tertentu yang terlalu sulit dipenuhi, baik in house affiliate program maupun network affiliate program yang dikoordinasi dengan baik, bisnis internet marketing di Indonesia akan berkembang pesat. Adakah pengusaha yang tertarik?



Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



8 comments:

feri said...

halo mba... salam kenal ya :) eh.. ngomong udah berapa lama di AB? saya juga mantan murid di AB sekitar 3 bulan.

Belajar Internet Marketing said...

Saya join AB tanggal 1 September 2008. Wah berarti saya masuk, Anda keluar ya?
Kalau pingin belajar internet marketing gratis coba masuk ke E-couse 29 hari
Oh ini Feri yang menang kontes Kliksaya.com ya. PF ya

feri said...

Eh.. saya datang lagi :D Lumayan dapat 100 ribu dari kliksaya.com. Makasih ya infonya, langsung ke TKP aja deh.. :)

Belajar Internet Marketing said...

Pf nih buat Feri. Eh makasih juga info speedy-nya, tadi saya sudah ke Plaza telkom ngurus diskon 50%-nya. Thanks ya

welly said...

semoga cepat atau lambat kita bisa menyamai amerika .

Belajar Internet Marketing said...

Semoga cepat deh biar kita semakin mudah cari uang lewat internet...

Indri M-OHSE said...

bener mbak, semoga mbak yang memulai programnya...:) artikel bagus

Belajar Internet Marketing said...

Hai Mbak Indri...
salam kenal dan salam sukses ya. Thanks atas komentarnya

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online