Thursday, 4 December 2008

Membangun Sistem dengan Autoresponder

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel Pentingnya Membangun Sistem dalam Bisnis Internet Marketing. Kita sudah belajar tentang riset yang menyatakan 98% pengunjung yang mendatangi website / blog kita tidak melakukan pembelian saat mereka pertama kali berkunjung. Karena itu kita perlu memikirkan suatu sistem gimana caranya agar kita tidak kehilangan kontak dengan pengunjung, terutama target market kita, orang yang sebenarnya tertarik pada produk yang kita tawarkan, namun membutuhkan waktu untuk berpikir atau butuh informasi lebih banyak.

Cara yang paling praktis dan bisa dibuat otomatis adalah dengan mengirimi mereka email. Dari segi biaya jauh lebih hemat daripada biaya telepon. Lagipula kalau menggunakan telepon, belum tentu kita menelpon pada saat yang tepat, mungkin saat kita menelepon prospek kita sedang sibuk, rapat, terburu-buru, dsb. Email jauh lebih cepat daripada mengirim surat lewat pos. Lebih bebas menuangkan tulisan daripada dengan sms, dsb. Sekarang apakah kita sudah sepakat untuk melakukan follow-up prospek melalui email?

Yuk kita pikirkan sistemnya. Begitu ada prospek yang menulis nama dan alamat emailnya di tempat yang telah kita sediakan, mereka akan langsung menerima email konfirmasi. Kadangkala untuk lebih menarik minat visitor, kita perlu memberi hadiah tambahan gratis. Misalnya ebook gratis, newsletter gratis, software, modul pertama, dsb sesuai dengan produk yang kita tawarkan.

Nah segera setelah mereka mengisi nama dan alamat email, bila prospek tersebut membuka emailnya, ada email konfirmasi (kalau enggak ada di inbox coba cari di spam). Prospek perlu mengklik link yang ada di email konfirmasi tersebut untuk membuktikan bahwa benar dia yang mengisikan nama dan alamat email tersebut dan setuju untuk menerima email dari pengirim tersebut. Sistem ini disebut double 0pt-in.

Bagaimana caranya agar email konfirmasi itu bisa langsung terkirim sesaat setelah prospek mengklik tombol enter / ok / submit/ free modul tersebut? Nah disinilah gunanya autoresponder. Bila kita memiliki autoresponder, kita bisa men-setting-nya.

Setelah prospek mengklik email konfirmasi, kita bisa mengirim email pertama, yang isinya ucapan terima kasih karena telah mendaftar, sebagai bonus kami berikan bla bla bla (Anda bisa membuat versi lainnya juga, kalau masih bingung, Anda dapat coba mendaftar pada website yang menyediakan layanan seperti itu misalnya Asian Brain, Formula Bisnis, SekolahOrangtua, dan banyak lagi lainnya). Pelajari apa isi surat follow-up mereka, berapa hari sekali dikirim, apa sistem autoresponder yang mereka gunakan, dsb).

Sekarang kenapa kita perlu susah-susah menggunakan sistem double opt-in, kenapa tidak dibuat langsung aja email terkirim (single opt-in). Nih simak alasannya:
- Jaman sekarang khan banyak sekali terjadi spamming. Kadangkala orang yang merasa terganggu menerima email yang menurutnya bersifat spam tadi akan melaporkannya (spam complaint).
- Spam complain ini sesuatu yang serius. Perusahaan penyedia webhosting dan penyedia regristrasi nama domain bisa saja membrokir atau menutup account Anda bila banyak orang yang complain. Hal ini dapat mengakibatkan website down.
- Dengan adanya double opt-in, pengirim email bisa membuktikan kalau pemilik email telah melakukan konfirmasi untuk menerima email dan bukti IP komputer yang digunakan waktu mendaftar juga tercatat.

Beberapa kemungkinan kenapa kita bisa dianggap melakukan spam:
1. Prospek mendaftarkan sendiri nama dan alamat emailnya tapi kemudian dia lupa, dan merasa terganggu ketika menerima email follow-up / newsletter / e-zine (elektronik magazine), dsb. Nah kalau kita menggunakan double opt-in kita bisa memberikan bukti kalau memang prospek tersebut pernah memasukkan data. Kita bisa jelaskan kalau mereka merasa terganggu dapat mengklik unsubscribe atau opt-out yang biasanya terdapat di bagian bawah email.
Lebih baik lagi bila kita dapat menggali informasi atau instropeksi diri (terutama kalau yang komplain banyak), kenapa mereka merasa terganggu? Apakah email kita isinya tidak menarik, terlalu memaksa, terlalu sering, dsb.

2. Alamat email kita diisikan oleh teman. Maksudnya sih baik hati, dia melihat ada suatu informasi menarik, terus tanpa minta memberitahu Anda, langsung aja data diri Anda dimasukkan. Anda yang tidak merasa pernah meminta dikirimi email merasa terganggu dan marah.

3. Alamat atau dipinjam oleh teman. Mungkin ada teman kita yang tidak punya alamat email terus meminjam alamat email kita tapi dia lupa memberitahukan ke kita.

3. Orang yang tidak mengerti definisi Spam, mereka pikir semua email yang berbau promosi adalah spam.

4. Orang yang tidak tahu kalau akibat dari mengisi data ke website itu dia bakal menerima kiriman email secara berkala.

Nah berapa sering sih harusnya kita mengirim email follow-up / newsletter ini? Menurut para guru, sebaiknya tidak lebih dari 3 buah pesan dalam seminggu. Kita persiapkan dulu sejumlah surat follow-up atau newsletter. Atur pengirimannya secara berkala selama beberapa waktu tertentu. Set di mesin autoresponder Anda. Autoresponder ini sekretaris yang handal lho, secara otomatis (tentunya setelah di-set) dia akan melakukan tugasnya. Misalkan A baru melakukan konfirmasi jadi hari ini A akan mendapat email I, email II 3 hari lagi, email III 6 hari lagi, dsbt. B hari ini tidak mendapat email tapi besok dia akan mendapat email III, 4 hari lagi email IV, dst. C beda lagi... Bayangkan jika Anda harus melakukannya secara manual. Waktu prospek Anda masih hitungan jari sih enggak masalah. Saat jumlahnya sudah ribuan. Wah bisa habis waktu Anda hanya untuk masalah sepele tapi merepotkan tersebut. Jadi pikirkan menggunakan autoresponder sebagai sekretaris handal Anda.

Bagaimana kalau ada pesan di luar jadwal? Misalnya ada informasi menarik yang ingin Anda bagikan. Nah untuk ini kita bisa menggunakan fitur broadcast. Kita bisa menggunakannya untuk mengirim e-zine (elektronik magazine) atau newsletter yang sifatnya dikirim saat itu juga secara manual ke orang-orang yang ada di mailing list (daftar kontak) kita.

Nah sekarang autoresponder apa sih yang bagus? Seperti yang sudah disinggung di artikel Menjadi Affiliate Produk Autoresponder Getresponse, autoresponder yang terbaik di dunia adalah Aweber, tapi orang Indonesia tidak bisa mendaftar langsung ke Aweber karena banyaknya fraud click di masa lalu. Perusahaan yang mendapat lisensi Aweber di Indonesia sangat terbatas, salah satunya Asian Brain, bahkan membrandingnya dengan nama AsianBrainFollowUp. Harga sewa $19.95 per bulan (ada diskon untuk pembayaran per 6 bulan atau per tahun). Bila Anda ingin mengetahui email yang dikirim oleh autoresponder Aweber bisa coba mengisi data diri di website Asian Brain :) .

Untuk Getresponse digunakan oleh BelajarBisnisInternet.com, Formula Bisnis, SekolahOrangtua, dsb. Selain itu adapula autoresponder yang berupa script program, yang dijalankan di webserver kita sendiri. Ada juga autoresponder yang gratisan. Tapi, sebelum Anda mencoba yang gratisan, coba simak dulu nasehat para guru:
- Jangan sampai terjebak memakai autoresponder gratisan. Biasanya pemula suka yang gratisan, maksudnya sih ingin menghemat. Tapi akhirnya bencana yang didapatkan. Bayangkan saat prospek Anda sudah ribuan jumlahnya dan autoresponder gratisan itu bermasalah. Data prosepek yang begitu penting itu hilang dan Anda tidak dapat melakukan complain karena itu layanan gratis.
- Memindahkan data prospek jauh lebih sulit daripada kita pindah webhosting.
- Daftar prospek (list) adalah suatu hal yang sangat berharga sehingga memilih software atau layanan autoresponder yang handal sangatlah penting.
- Melakukan outsource email autoresponder ke layanan pihak ketiga adalah jauh lebih efisien, Anda bisa menghemat banyak waktu dan mempergunakannya untuk hal-hal yang lebih berguna, fokus ke hal yang lebih penting. Tapi ingat gunakan layanan perusahaan yang fokus, profesional, kredibel.

Bila Anda ingin mencoba seperti apa sih autoresponder itu tapi belum memiliki dana, kita bisa membuka free account di GetResponse (klik sign up for free). Memang ada keterbatasan, hanya memuat 5 follow up message dan ada iklan yang dimasukkan di message tersebut. Tapi kalau sekedar buat latihan lumayan khan. Selamat mencoba.


Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



0 comments:

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online