Wednesday, 3 December 2008

Pentingnya Membangun Sistem dalam Bisnis Internet Marketing

Tahukah Anda menurut penelitian 98% dari pengunjung blog / website Anda tidak melakukan pembelian saat mereka pertama kali berkunjung? Karena itu bila Anda sedang memikirkan akan membangun bisnis internet marketing, jangan lupa membuat suatu sistem yang bagus. Di dalam sistem tersebut jangan lupakan proses follow up.

Sistem apa sih yang perlu kita pikirkan? Tentunya suatu sistem yang bisa berjalan dengan otomatis, sehingga sebagian besar waktu kita dapat gunakan untuk hal yang lebih produktif. Untuk lebih mudahnya yuk kita coba ambil contoh real. Misalkan dalam bisnis penjualan produk digital seperti e-book, software, kursus lewat internet, dsb. Bila Anda ingin belajar lebih detail, e-book Formula Bisnis dengan produk SMUO atau Sistem Mesin Uang Otomatis milik Bapak Joko Susilo bisa jadi bahan referensi yang bagus.

Sebelum memulai membuat sistem, ada beberapa hal yang perlu dipikirkan:
- Saya anggap Anda sudah memiliki suatu produk yang akan Anda pasarkan, mungkin e-book, software, kursus, dsb.
- Tujuan Anda menjual produk adalah untuk mendapat keuntungan atau menghasilkan uang dari internet.
- Untuk itu kita perlu membuat pengunjung masuk ke alamat website Anda. Nah karena 98% pengunjung yang masuk ke website belum tentu melakukan pembelian, terlebih saat pertama kali berkunjung, apa yang perlu kita lakukan?
a. Kita harus membuat website yang menarik, yang tampak profesional. Kata-kata yang tertulis di website itu juga harus menarik, membuat orang penasaran dan mau membaca baris demi baris kalimat yang ada di website tersebut.

b. Seringkali bila menyangkut keputusan yang harus mengeluarkan uang, sebagian besar orang memerlukan waktu untuk berpikir. Jangan biarkan calon customer Anda pergi begitu saja. Untuk menangkap data pengunjung yang tidak langsung memutuskan untuk membeli tersebut (ingat menurut riset jumlahnya 98% lho), tawarkan sesuatu yang menarik misalkan hanya dengan memasukkan data pribadi mereka (misal nama dan alamat email, bisa juga ditambah dengan data nomer telepon, alamat rumah, dsb tergantung kebutuhan), mereka akan mendapat hadiah sesuatu (free modul, e-book gratis, software gratis, dsb).

c. Fokuslah pada tujuan yang ingin Anda capai. Bila tujuannya penjualan, maka pikirkan bagaimana caranya kita dapat menghubungi lagi calon customer tersebut? Yup melalui data yang mereka isikan. Terus apa yang harus kita lakukan? Ya, kita harus melakukan follow up. Gimana caranya? Kalau ada no telepon sih sebenarnya Anda bisa menghubunginya lewat telepon, tapi tentunya bila prospek Anda banyak, hal ini membutuhkan biaya, waktu dan tenaga.
Emang ada sistem lain yang tidak butuh banyak biaya, waktu, dan tenaga?
-Ada, melalui email. Apalagi bila Anda menggunakan sistem autoresponder.

Nah, apakah Anda sudah sepakat bahwa kita perlu melakukan follow up dan sistem yang paling praktis adalah melalui email dibantu dengan alat autoresponder? Kalau Anda masih ragu, yuk kita lihat fakta ini (dilihat dari sisi konsumen):
1. Saat kita masuk ke suatu website yang menarik yang menawarkan sesuatu. Apakah Anda langsung saat itu juga memutuskan untuk membeli? Kalau iya, berapa sering itu terjadi? Lebih sering mana langsung beli atau pikir-pikir dulu, membandingkan dengan produk yang lain dulu? Cari informasi harga produk pesaing atau di tempat lain, support yang diberikan, dsb?

2. Pernahkah Anda melihat situs yang menarik tapi Anda lupa mencatat atau membookmark-nya. Suatu hari Anda teringat lagi pada situs tersebut dan merasa kesulitan dalam mencarinya?

3. Anda merasa tertarik dengan produk yang ditawarkan tapi butuh informasi lebih. Anda ingin tahu bagaimana pendapat orang yang sudah pernah mencoba produk tersebut, apakah benar semua yang ditulis di website tersebut, atau Anda membutuhkan spesifikasi yang lebih detail. Pernahkah Anda mengalami hal ini?

4. Saat Anda mengisikan data Anda ke suatu situs, berarti Anda merasa tertarik dengan sesuatu. Mungkin karena hadiah yang ditawarkan, mungkin karena ingin mengetahui lebih jauh mengenai produk yang ditawarkan, mungkin karena suka dengan artikel di dalamnya, dsb. Benarkah hal ini?

Sekarang apakah Anda sudah setuju seandainya ada proses follow-up lanjutan, mungkin pada akhirnya Anda akan jadi membeli produk tersebut?

Kalau sepakat yuk kita lihat bagaimana autoresponder membantu kita dalam sistem follow-up. Ehm karena sudah terlalu panjang, bersambung ke artikel selanjutnya aja ya...

Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



2 comments:

Ardy Pratama said...

dtnggu lnjutannya mbak Yusi... :) Btw mhon cek blog saya... apkah mbak salah satu pmnang event saya? :D

Belajar Internet Marketing said...

Ok, bentar lagi dilanjutin...
Thanks banget ya Ardy atas hadiahnya, pas banget deh sesuai dengan kebutuhan.

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online