Wednesday, 15 April 2009

Pendapatan Linear dan Residual

Tahukah Anda ada dua tipe aliran pendapatan yaitu pendapatan linear dan pendapatan residual. Pendapatan linear adalah pendapatan yang bersifat satu arah yang bisa habis, sedangkan pendapatan residual bersifat terus-menerus. Mana nih yang lebih menarik? Pasti pendapatan residual khan...

Pendapatan yang hanya dibayar sekali saat Anda melakukan suatu pekerjaan merupakan contoh pendapatan linear. Jika Anda behenti bekerja, Anda tidak akan mendapat bayaran. Hal ini berbeda dengan pendapatan residual, Anda bisa dibayar berkali-kali untuk suatu pekerjaan yang Anda lakukan. Apa mungkin itu? Mungkin banget. Yuk kita intip apa aja sih pekerjaan yang memungkinkan kita mendapat penghasilan residual...

Pada artikel Bangunlah Pipa Air Sebelum Anda memerlukannya, diceritakan tentang 2 orang pengangkut air dengan menggunakan ember. Ini termasuk pekerjaan linear. Mereka dibayar saat ada orang yang membeli air tersebut. Kemudian salah satu dari mereka berusaha membangun saluran pipa air. Anda lihat setelah saluran pipa terbentuk, hanya dengan membuka keran, air pun mengalir. Pembuat pipa saluran air tersebut harus bekerja ekstra keras terlebih dahulu saat proses pembangunan pipa air tersebut. Namun setelah itu hasil kerja keras dapat dinikmati berulang-kali. Versi asli cerita tersebut dapat Anda baca pada buku Parable of the Pipeline karangan Burke Hedges.

Para pengarang buku, penulis lagu, penemu, agen asuransi, agen sekuritas, pemasar jaringan, pemilik waralaba, pencipta software, investor, dsb merupakan contoh-contoh pekerjaan yang menghasilkan residual income. Bagaimana dengan pemilik website / blog? Jika kita membangun situs berdasarkan teknik SEO yang benar (tidak menggunakan black hat), mungkin Anda akan merasakan perkembangan situs Anda awalnya terasa lambat. Tidak mudah menyenangkan hati Google search engine yang menyukai keywords, konten, dan backlink. Jika situs kita optimal terlalu cepat, Google malah marah dan situs kita bisa masuk penjara sandbox. Jadi kita harus membuatnya optimal dengan cara natural. SEO merupakan cara lambat tapi pasti.

Setelah traffic mulai berdatangan, kita dapat mulai menyewakan space blog kita untuk iklan, memasang / promosi program affiliasi (untuk blog bahasa Inggris: Amazon, Google Adsense, Clickbank, Shareasale, dsb sedangkan blog bahasa Indonesia kumpul blogger, PPC Indo, AdsenseCamp, affiliasi gratis, dsb). Saat ada yang mengklik iklan PPC yang ada di blog, kita mendapat bayaran. Ada juga program Pay Per Lead (PPL) yang berarti kita dibayar bila berhasil membuat orang menjadi prospek yang mau mengisi data diri atau Pay Per Sale (PPS), kita dibayar saat penjualan terjadi.

Nah saat situs kita sudah optimal, akan banyak kata kunci yang
menduduki peringkat atas SERP (Search Engine Result Page), misal di halaman 1 Google. Saat orang mengetik kata kunci yang kita target, karena blog kita ada di halaman 1 Google, kemungkinan orang masuk ke blog kita makin besar. Mungkin saat di blog kita, pengunjung akan tertarik mengklik iklan yang ada, membeli produk affliasi yang kita tawarkan, dsb. Di sini terlihat upaya kita untuk mengoptimalkan situs memang tidak mudah, tapi setelah usaha kita berhasil, kita bisa mendapatkan pendapatan residual. Setuju?

Menurut RG Allen dan B Hedges di buku Lima Saluran Pipa Penghasil Kekayaan, penghasilan linear dapat diibaratkan saat Anda berjalan naik di eksalator yang tangganya sedang bergerak turun. Jika Anda pernah salah naik eskalator tentu bisa merasakan bagaimana beratnya mengayunkan langkah untuk sekedar berada di posisi yang sama. Apalagi untuk naik ke atas. Untuk mencapai atas, Anda harus berjalan dengan kecepatan sekitar 2 kali lipat. Mungkin Anda harus berlari sampai nafas Anda terengah-engah.

Bandingkan dengan orang yang berada di eskalator yang benar. Hanya sekedar berdiri diam di eskalator yang arahnya naik, dia sudah sampai di atas.

Eskalator naik dan eskalator turun ini melambangkan pendapatan residual dan linear. Perekonomian adalah eskalator menurun. Anda harus bekerja keras membanting tulang untuk mendapatkan uang. Dengan tingkat inflasi yang tinggi atau resesi berkepanjangan, kenaikan pendapatan tidak sebanding dengan naiknya harga-harga. Untuk bertahan di tempat yang sama, Anda harus berkerja ekstra keras. Sayangnya hal tersebut tidak membuat kemajuan berarti. Gaji Anda mungkin naik, namun tingkat pengeluaran jauh lebih besar. Sulit sekali mengejar ketinggalan. Jika Anda berhenti sedikit saja, eskalator langsung membawa Anda ke tangga paling bawah.

Begitulah nasib penghasilan linear. Contoh lainnya strategi yang digunakan untuk menangkap monyet di Afrika. Penduduk setempat mengambil buah kelapa, memotong ujungnya sehingga menghasilkan lubang sebesar pergelangan tangan monyet. Pangkal kelapa diikat dengan tali yang cukup panjang. Di dalam lubang ditempatkan beberapa biji kacang.

Setelah itu, pemasang perangkap mengulur tali dan bersembunyi di balik pepohonan. Tak lama kemudian monyet yang mencium bau kacang dalam batok kelapa akan datang. Monyet tersebut memasukkan tangan merongoh batok kelapa untuk mengambil kacang. Namun tangan yang menggenggam kacang menjadi terlalu lebar untuk bisa melewati lubang batok kelapa. Si monyet terjebak. Si pemasang perangkap tinggal menarik tali untuk menangkap monyet yang tidak mau melepas kacang dalam genggamannya tersebut.

Jika Anda bekerja untuk mendapatkan uang dan berjalan naik di eskalator yang bergerak turun, Anda menjadi seperti monyet yang terjebak pada perangkap kacang pada batok kelapa tersebut. Penulis buku Lima Saluran Pipa Penghasil Kekayaan menganjurkan kita untuk mulai membangun pendapatan residual. Pelan tapi pasti, menyisihkan uang dan waktu kita untuk mulai membangun saluran demi saluran pipa yang bisa menciptakan residual income. Sudahkah Anda membangun pendapatan residual Anda?

Sphere: Related Content

Related Posts by Categories



6 comments:

rizki said...

Kadang-kadang saya gunakan untuk menjaring pengunjung 'nakal'. Spt yang nyari porno-porno biar pada kapok. Saya belum memakainya untuk adsense. Ya namanya juga iseng. Tapi kalau kenal blackhat kita juga tambah tahu berbagai teknik SEO yang di larang jd blog bisnis kita ga bann. Gitu kiranya mbak. BTW artikelnya banyak yang bagus lho.

Belajar Internet Marketing said...

Hai Rizki, salam kenal. Tahu teknik blackhat emang boleh jadi kita tahu apa aja yang dilarang dan tahu apa yang disukai Google.
Thanks atas komentarnya. Salam sukses...

Anonymous said...

situs wii and health nya kayaknya keren juga tuh, udah berapa dollar penghasilnanya? share donk ke kita2 biar bisa tambah semangat

Belajar Internet Marketing said...

Hehe kayaknya masih ada step yang salah tuh. Blog Nintendo wii masih masuk penjara sandbox, sedang health kayaknya iklannya enggak menyatu sehingga enggak mengundang klik (sebagian besar orang enggak suka klik iklan). Masih harus belajar banyak nih...

hery said...

blog yang bagus banget...thx ya..sy jadi tahu arti residual income setelah baca blog kamu? btw,sekedar info nich..sekarang lagi heboh bisnis affiliate dengan residual income yang luar biasa.pendaftaran gratis.dan anyway,bisnis ini adalah bisnis affiliate terbesar di dunia dengan member 4,5 juta di 200 negara di dunia...info lengkap kunjungi blog saya..btw,tukeran link yuk? salam kenal n semoga tambah cantik dan sukses

Belajar Internet Marketing said...

Hai Hery
Thanks a lot ya infonya. Banyak juga tuh info bisnis online, tutorial, tips dsb yang gratis di blogmu.
Salam kenal dan salam sukses ya...

Post a Comment

blogger templates 3 columns | Make Money Online